Utilization of Family Medicinal Plants (“TOGA”) in Efforts to Improve Community Health in Banyudono District, Boyolali

  • Reni Ariastuti Universitas Sahid Surakarta
  • Vitri Dyah Herawati Universitas Sahid Surakarta

Abstract

Asuhan mandiri (asman) pemanfaatan tanaman obat keluarga (toga) merupakan salah satu program pemerintah untuk mewujudkan kemandirian obat dilingkungan keluarga sesuai permenkes Nomor 9 Tahun 2016  Sosialisasi  terkait asman toga telah dilakukan oleh dinas kesehatan kota dan puskesmas setempat kepada masyarakat baik desa maupun kota, namun demikian banyak masyarakat yang belum cukup tau akan toga dan penggunaannya. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan ingin melihat profil asman toga pada masyarakat di kecamatan Banyudono Kabupaten Boyolali. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode random sampling dengan metode pengambilan data deskriptif observasional menggunakan alat bantu kuisioner dan wawancara langsung kepada responden sebagai data pendukung. Analisis data dievalusi secara kualitatif berdasarkan hasil jawaban kuisioner dan wawancara. Masyarakat Banyudono memanfaatkan sebagain pekarangan rumah untuk ditanamani toga. Penggunaan toga umumnya untuk tujuan preventif, kuratif, dan promotif. Masyarakat Banyudono cenderung menggunakan toga untuk mengatasi penyakit ringan seperti batuk, flu, diare dan sakit kepala dengan alasan murah, mudah didapat dan alami. Toga cukup efektif untuk mengatasi masalah penyakit ringan dan promotif kesehatan, serta mampu meningkatkan kemandirian keluarga akan obat.


 

Published
Dec 21, 2019
How to Cite
ARIASTUTI, Reni; HERAWATI, Vitri Dyah. Utilization of Family Medicinal Plants (“TOGA”) in Efforts to Improve Community Health in Banyudono District, Boyolali. Journal of Pharmaceutical and Medicinal Sciences, [S.l.], v. 4, n. 2, p. 5-12, dec. 2019. ISSN 2580-328X. Available at: <http://jpms-stifa.com/index.php/jpms/article/view/86>. Date accessed: 06 july 2020. doi: http://dx.doi.org/10.32814/jpms.v4i2.86.
Section
Articles